Whistleblower Illegal Logging juga Minta Pembebasan Bersyarat

Media Indonesia

Selasa, 01 November 2011  17:10 WIB

JAKARTA–MICOM: Kemudahan bagi Agus Condro mendapat pembebasan bersyarat (PB) karena menjadi whistleblower kasus korupsi,  ternyata membuat iri pihak lain. Semestinya, perlakuan sebagaimana didapat Agus  Condro juga diterapkan bagi whistleblower kasus illegal logging.

Hal itu disampaikan pengacara Dewi Aripurnamawati, yang menjadi kuasa hukum  Tony Wong, seorang terpidana di Lapas Ketapang yang mengungkap kasus illegal  logging. Menurut Dewi, saat ini proses PB untuk Tony Wong masih menggantung.   Alasannya, karena kejaksaan dan Mahkamah Agung tidak mengeluarkan Surat  Keterangan tidak Ada Perkara Lain untuk Tony.

“Klien kami, Pak Tony Wong harusnya sudah memperoleh pembebasan bersarat pada  25 Oktober 2011 lalu. Namun, prosesnya menjadi gantung karena tidak adanya  keterangan tidak sedang berperkara dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang dan  Mahkamah Agung,” ucap Dewi melalui rilis yang diterima Mediaindonesia.com  di Jakarta, Selasa (1/11).

Lebih lanjut Dewi memaparkan, Tony Wong adalah pengusaha asal Ketapang,
Kalimantan Barat yang membongkar praktik mafia illegal logging di daerah itu pada 2007. Praktik mafia illegal logging itu melibatkan cukong asal Malaysia dan sejumlah pejabat, termasuk aparat kepolisian. Kasus itu pernah menjadi perhatian media massa nasional dan petinggi Polri.

“Tapi Pak Tony Wong malah menerima perlakuan kriminalisasi oleh aparat
hukum yang menaruh dendam. Klien kami dijerat pasal korupsi untuk perkara keterlambatan membayar uang Provisi Sumber Dana Hutan (PSDH) dan uang dana reboisasi (DR). Ini kan perkara perdata, tapi dipaksakan masuk kasus korupsi agar Tony Wong bisa segera ditangkap,” jelas Dewi.

Awalnya, Tony divonis bebas oleh PN Ketapang pada 26 May 2008. JPU pun  mengajukan kasasike MA. Kurang dari dua bulan sejak kasasi, MA  menyatakan Tony bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara selama empat tahun dan denda Rp200 juta.

Namun tak lama setelah vonis bebas dari PN Ketapang, Tony justru kembali  diperkarakan. Ia dijerat polisi terkait kasus illegal logging. Menurut Dewi,  kasus kedua itu sama sekali tak menyeret kliennya. Tony Wong yang baru keluar lapas Ketapang karena divonis bebas, langsung disambut surat penangkapan oleh polisi.

Setelah menjalani semua hukuman itu, terang Dewi, kini Tony Wong berupaya mendapatkan haknya untuk proses pembebasan bersyarat (PB). Sayangnya, kejaksaan kembali mengganjalnya dengan alasan Tony Wong masih memiliki perkara No 103/Pid.B/2004/PN.KTP tahun 2004 yang belum diputuskan MA. (OL-8)

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: