27 Apr 2012 – Ungkap Mafia Hutan, LPSK Lindungi Tony Wong

(http://www.lpsk.go.id/page/4f99f5f141c8e)

INILAH.COM, Jakarta – Harapan terpidana ilegal logging dan korupsi dana Propinsi Sumber Dana Hutan dan Dana Reboisasi (PSDH-DR), Tony Wong, untuk mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkabul.

Lembaga yang dipimpin Abdul Haris Semendawai itu menindaklanjuti permintaan pengusaha asal Ketapang, Kalimantan Barat, dengan mengirimkan rekomendasi ke Kejaksaan Agung dan Kejari Ketapang.

“Kami sudah mengirimkan rekomendasi itu kepada Kejagung dan Kejari Ketapang. LPSK merekomendasikannya sebagai justice collaborator. Karena itu, Kejagung harus memberikan perlindungan sesuai dengan hak-haknya sebagai seorang whistle blower,”ucap Humas LPSK, Maharani Siti Sopia, di Jakarta, Kamis (26/4/2012).

Dijelaskannya, pemberian perlindungan kepada Tony diputuskan LPSK dengan mempertimbangkan beberapa hal. Salah satunya menyangkut keberanian Tony membongkar praktik ilegal logging di Ketapang. Yang mana keberaniannya mengungkap praktik tersebut membuat Tony dijebloskan ke penjara oleh aparat yang merasa dendam kepadanya.

Dengan dikabulkannya permohonan Tony Wong, imbuh Maharani, yang bersangkutan juga mempunyai hak-hak untuk mendapatkan pemotongan masa tahanan (remisi) dan pembebasan bersyarat, seperti halnya Agus Condro yang berani mengungkap kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami juga rekomendasikan mengenai kemudahan proses Pembebasan Bersyarat (PB), karena yang bersangkutan juga sedang dalam proses,”sambungnya.

Tony Wong sendiri mengapresiasi pemberian perlindungan LPSK. Melalui kuasa hukumnya, Dewi Aripurnamawati, ia mengaku senang apa yang dilakukan LPSK. Apalagi dalam kasus tersebut, kliennya diketahui telah berani mengungkap praktek ilegal logging di Ketapang, Kalbar. Yang mana atas keberaniannya itu, Tony Wong akhirnya dijebloskan ke penjara oleh aparat setempat.

“Semua orang tahu bahwa Tony Wong yang membongkar praktek ilegal loging di Ketapang. Atas keberaniannya dia dipenjara oleh aparat yang dendam dengannya, sehingga sudah seharusnya negara ini memberikan perlindungan kepadanya. Meski agak terlambat, kami tetap berterima kasih,”tukas Dewi.

Pihaknya sendiri berharap Kejagung dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak lagi mempersulit hak Tony Wong untuk mendapatkan pembebasan bersyarat (PB).

Tony Wong diketahui membongkar praktek mafia illegal logging yang diduga merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah di Ketapang, Kalbar, tahun 2007 lalu. Akibatnya ia dikriminalisasi dengan dijerat pasal korupsi perkara keterlambatan pembayaran uang PSDH-DR.[jat]

Oleh: Sumitro

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: